Senin, 28 Januari 2013

Pengertian Sistem Pendukung Keputusan (DSS)


Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.

Tahapan SPK:
  • Definisi masalah
  • Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
  • pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
  • menentukan alternatif – alternatif solusi (bisa dalam persentase)
Tujuan dari SPK:
  • Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
  • Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
  • Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan
Sistem Pendukung Keputusan diharapkan dapat membantu seorang manajer dalam meningkatkan kinerjanya dalam mengambil suatu keputusan. Adapun tahap – tahap dalam mengambil keputusan telah dijelaskan dalam buku Herbert A. Simon, dimana tahapan tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu kegiatan intelijen, kegiatan merancang, kegiatan memilih dan menelaah, seperti terlihat pada gambar dibawah ini :
Ketiga tahapan saling berinteraksi dan mengadakan umpan balik yang saling mendukung dala prosesnya.Umpan balik dilakukan untuk menentukan beberapa alternatif lainnya jika Decision Maker tidak puas pada hasil yang didapat.
Intellijen
Merupakan kondisi tahapan pola fikir.Untuk melakukan hal ini diperukan sebuah informasi dimana hal ini didapat dari kondisi internal maupun eksternal. Hal – hal ini akan berpengaruh terhadap keputusan pendukung bagi manajerial karena terdapat kejelasan sumber yang dapat diidentifikasi dengan nilai keputusan yang amat potensial.

Merancang
Hal ini merupakan bagian untuk menemukan, mengembankan dan menganalisa berbagai tindakan alternative yang mungkin guna dilakukan guna evaluasi terhadap serangkaian kegiatan.

Memilih dan Menelaah
Hal ini berhubungan langsung dengan langkah-langkah dari pendekatan sistem. Intelijen bergerak dari tingkat sistem ke sub sistem dan menganalisa bagian – bagian sistem secara berurutan. Dari sinilah akan dipilih solusi terbaik dan berusaha menerapkannya dengan tindakan lanjut.
Tiga Tingkat Struktur Masalah yang sering dihadapi Manajer, yaitu  :
  1. Terstruktur :Masalah ini merupakan suatu masalah yang memiliki struktur pada tiga tahapan simon. Jadi, masalah dapat dibuat algoritma atau aturan keputusan identifikasi masalah sehingga dapat memunculkan solusi alternatif.
  2. Semi struktur : Masalah ini merupakan suatu masalah yang memiliki struktur hanya pada satu atau dua tahapan simon.
  3. Tidak Terstruktur : Masalah ini merupakan suatu masalah yang sama sekali tidak memiliki struktur tiga tahap simon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar